PALANGKA RAYA — Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo membacakan sambutan tertulis Gubernur Agustiar Sabran di hadapan pengurus dan kader GP Ansor. Dalam sambutannya, Gubernur menilai tema yang diangkat organisasi kepemudaan itu, "Ansor Masa Depan: Peluang dan Tantangan Ekonomi Rantai Pasok di Kalimantan Tengah", sejalan dengan arah pembangunan daerah.
"Saya berharap forum ini melahirkan gagasan dan rekomendasi yang bermanfaat bagi kemajuan Kalimantan Tengah," ujar Gubernur dalam sambutan tertulis yang dibacakan Wagub Edy Pratowo.
Gubernur meyakini GP Ansor memiliki peran strategis menjaga keharmonisan kehidupan bermasyarakat sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam mendukung pembangunan. Penguatan sistem rantai pasok dinilai krusial untuk membuka peluang investasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Bumi Tambun Bungai.
Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat GP Ansor Addin Jauharudin menyoroti isu berbeda yang tak kalah genting. Ia mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap melanda Kalimantan Tengah.
Addin berharap Banser Pengendalian Pemadam Kebakaran (Balakar), satuan di bawah GP Ansor, dapat diaktifkan untuk memperkuat upaya penanggulangan karhutla. Ia menekankan perlunya peningkatan kapasitas personel melalui pelatihan intensif.
"Semoga nanti ada pelatihan intensif, Diklatsus pemadaman kebakaran yang siap 48 jam," kata Addin.
Pelantikan pengurus GP Ansor masa khidmat 2026–2029 ini menjadi momentum konsolidasi organisasi di tengah tantangan ekonomi dan lingkungan yang dihadapi Kalimantan Tengah. Kolaborasi antara pemerintah daerah dan organisasi kepemudaan diharapkan mampu menjawab persoalan pembangunan secara lebih konkret.