6 HP Baru Agustus 2026: Pixel 11 Hadir dengan Lampu LED, Poco M8 Bawa Baterai 8.000 mAh

Penulis: Puguh Triyono  •  Senin, 03 Agustus 2026 | 23:33:31 WIB
Google Pixel 11 series diperkenalkan dengan fitur lampu LED pada modul kamera belakang.

KALIMANTAN TENGAH — Bulan depan menjadi ajang adu strategi para vendor. Google memilih tanggal 12 Agustus untuk gelaran "Made by Google", sekaligus menjadi satu-satunya pabrikan yang berani mengunci jadwal rilis di tengah spekulasi pasar. Poco juga sudah memastikan tanggal peluncuran M8 Power 5G pada 4 Agustus. Empat vendor lain—Honor, iQoo, Vivo, dan Oppo—masih menyimpan tanggal rilis, namun bocoran spesifikasi sudah beredar cukup detail.

Google Pixel 11: Fitur "Pixel Glow" yang Membedakan dari Generasi Sebelumnya

Pixel 11 series hadir dalam empat varian: Pixel 11, Pixel 11 Pro, Pixel 11 Pro XL, dan Pixel 11 Pro Fold. Semua model disebut memakai chipset Tensor G6 berbasis fabrikasi 2 nanometer—peningkatan signifikan dibanding Tensor G5 yang masih 3nm. Google juga kabarnya menghapus opsi penyimpanan 128 GB dan menjadikan 256 GB sebagai varian dasar.

Fitur yang paling menyita perhatian adalah "Pixel Glow": lampu LED warna-warni di modul kamera belakang yang berfungsi sebagai indikator notifikasi. Konsepnya mirip Glyph Interface pada Nothing Phone, tetapi posisinya menyatu di housing kamera. Detail tingkat kustomisasi warnanya belum diumumkan, tetapi fitur ini menjadi pembeda visual paling jelas dari Pixel 10.

  • Harga estimasi: Pixel 11 mulai USD 899 (sekitar Rp 16,2 juta)
  • Pixel 11 Pro Fold diprediksi USD 1.899 (sekitar Rp 34,3 juta)
  • Peningkatan kamera dan kemampuan AI Gemini disebut ikut dibenahi

Poco M8 Power 5G: Baterai 8.000 mAh di Harga Rp 3,7 Juta

Poco membidik segmen entry-level dengan M8 Power 5G yang rilis 4 Agustus. Bocoran menyebut layar 7 inci AMOLED 120 Hz, chipset Snapdragon 4 Gen 4, serta baterai 8.000 mAh dengan pengisian cepat 45 watt. Sertifikasi IP65 dan kamera utama 50 MP melengkapi paket yang harganya diprediksi di bawah Rp 3,7 juta.

Perlu dicermati: layar 7 inci membuat perangkat ini masuk kategori "phablet" yang tidak nyaman digenggam satu tangan. Snapdragon 4 Gen 4 juga bukan chipset untuk gaming berat—cocok untuk pemakaian harian dan media sosial, tetapi jangan berharap bisa memainkan Genshin Impact di setting tinggi.

Honor Robot Phone: Kamera Gimbal Mekanis dan OS Baru

Honor menjadwalkan peluncuran Robot Phone pada 12 Agustus, hasil kolaborasi dengan perusahaan kamera asal Jerman, ARRI. Klaim utamanya: kamera dengan lengan gimbal mekanis yang bisa bergerak otomatis mengikuti objek—bukan sekadar sensor di dalam modul yang bergeser, melainkan lengan yang benar-benar bergerak.

Spesifikasi yang beredar menyebut kamera utama 200 MP dan chipset Snapdragon 8 Elite Gen 5. Perangkat ini juga disebut menjadi yang pertama menjalankan Honor AgenticOS. Harga resmi belum diumumkan, tetapi pre-order sudah dibuka di China. Pertanyaan besarnya: seberapa tebal dan berat bodi dengan mekanisme gimbal di dalamnya? Jawabannya belum terjawab dari bocoran yang ada.

iQoo Z11 Versi India: Baterai 9.020 mAh, Chipset Berbeda dari Versi China

iQoo Z11 untuk pasar India akan memakai MediaTek Dimensity 7500, bukan Dimensity 8500 seperti versi China. Spesifikasi lain disebut tetap: layar AMOLED 6,83 inci, baterai 9.020 mAh dengan pengisian 90 watt, kamera utama 50 MP, dan kamera depan 32 MP. Harga diprediksi di bawah Rp 5,6 juta.

Penurunan chipset ini menarik dicermati. Dimensity 7500 masih mumpuni untuk kelas menengah, tetapi pengguna yang berharap performa setara versi China perlu mengatur ekspektasi. Baterai 9.020 mAh tetap menjadi daya tarik utama—angka yang jarang ditemui di kelas harga ini.

Vivo V80 dan S2: Dua Lini Sekaligus, Fokus Kamera dan Baterai

Vivo menyiapkan dua perangkat sekaligus. V80 hadir dengan layar datar AMOLED 6,59 inci resolusi 1,5K dan refresh rate 144 Hz, chipset Snapdragon 7 Gen 4, baterai 7.200 mAh dengan pengisian 90 watt, serta tiga kamera belakang: utama 50 MP, periskop telefoto 50 MP, dan ultrawide 8 MP. Sensor sidik jari ultrasonik dan sertifikasi IP69 juga disebut akan hadir. Harga diprediksi sekitar Rp 11,3 juta.

Vivo S2 menghidupkan lagi lini S-Series yang vakum tujuh tahun. Microsite-nya sudah muncul di Amazon India. Spesifikasinya lebih sederhana: MediaTek Dimensity 7360, baterai 7.000 mAh dengan pengisian 80 watt, dan kamera utama 50 MP. Harga mulai sekitar Rp 7,1 juta. Kombinasi V80 dan S2 memberi Vivo dua posisi berbeda: V80 untuk yang butuh kamera serius, S2 untuk yang memprioritaskan baterai.

Oppo A7 Pro Max: Baterai 10.000 mAh Pertama di Kelasnya

Oppo A7 Pro Max disebut membawa baterai 10.000 mAh—terbesar yang pernah dipakai Oppo di smartphone—dengan dukungan pengisian cepat 80 watt. Layar OLED 120 Hz, chipset Snapdragon 4 Gen 5, dan kamera utama 50 MP melengkapi bocoran yang beredar. Belum ada tanggal rilis maupun harga resmi.

Baterai sebesar ini biasanya berdampak pada bobot. Oppo harus pandai mendistribusikan berat supaya tidak terasa seperti membawa powerbank. Hal ini baru bisa dinilai setelah perangkat dirilis.

Yang Perlu Diperhatikan Sebelum Menabung

Dari enam perangkat di atas, hanya Google dan Poco yang sudah mengunci tanggal. Bocoran spesifikasi dari sumber seperti Gizmochina sebaiknya dipahami sebagai indikasi awal, bukan kepastian—pabrikan kerap mengubah detail menjelang peluncuran.

Untuk pembeli di Indonesia, ketersediaan resmi menjadi pertimbangan utama. Google Pixel tidak dijual resmi di sini, sehingga garansi dan aksesoris menjadi tanggungan sendiri. Poco, Vivo, dan Oppo punya kanal resmi, tetapi varian yang masuk ke Indonesia kadang berbeda dari pasar India. Harga yang disebut juga belum tentu sama dengan harga di toko lokal setelah pajak dan margin distributor.

Jika tidak mendesak, menunggu review pertama dari kanal seperti GSMArena atau reviewer lokal setelah perangkat dirilis adalah langkah paling aman. Angka di atas kertas tidak selalu mencerminkan pengalaman harian—terutama untuk baterai, kamera, dan kenyamanan genggaman.

Reporter: Puguh Triyono
Sumber: tekno.kompas.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top