TPT Kotim Turun ke 4,39 Persen, Wakil Bupati Irawati Sebut Ekonomi Daerah Mulai Pulih

Penulis: Rendi Kusuma  •  Jumat, 24 Juli 2026 | 18:32:31 WIB
Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati menyampaikan data Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) daerah menurun menjadi 4,39 persen pada 2025.

SAMPIT — Wakil Bupati Kotawaringin Timur Irawati mengungkapkan optimisme terhadap arah perekonomian daerah setelah data terbaru menunjukkan tren penurunan pengangguran. Pada 2025, TPT Kotim tercatat sebesar 4,39 persen, membaik dari capaian 4,63 persen pada 2024.

“Tingkat pengangguran terbuka mengalami penurunan dari 4,63 persen pada tahun 2024 menjadi 4,39 persen pada tahun 2025,” kata Irawati, Jumat (24/7/2026).

IPM Ikut Naik, Indikator Kualitas Hidup Membaik

Bersamaan dengan turunnya angka pengangguran, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kotim juga menunjukkan peningkatan. Nilai IPM naik dari 74,47 poin pada 2024 menjadi 74,96 poin pada 2025.

Kenaikan ini, menurut Irawati, mencerminkan adanya perbaikan kualitas pembangunan manusia di wilayah tersebut. Pemerintah daerah disebut terus mendorong program-program yang berfokus pada peningkatan kapasitas sumber daya manusia secara berkelanjutan.

Strategi Pemerintah: Perluasan Lapangan Kerja Lewat APBD

Untuk menjaga momentum perbaikan ini, Pemkab Kotim mulai mengarahkan postur anggaran tahun depan. Penyusunan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) 2027 dirancang agar program pembangunan berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

“Pemerintah daerah juga terus mendorong pembangunan yang mampu membuka kesempatan kerja serta meningkatkan produktivitas masyarakat,” ungkap Irawati.

Pemerintah optimistis tren penurunan pengangguran dapat terus berlanjut seiring pertumbuhan ekonomi daerah yang menunjukkan peningkatan. Perluasan lapangan pekerjaan menjadi salah satu prioritas utama dalam perencanaan pembangunan ke depan.

Reporter: Rendi Kusuma
Sumber: beritasampit.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top