KUALA KURUN — Seluruh personel Polres Gunung Mas yang menjalani tes urine mendadak pada Kamis (11/6/2026) dinyatakan bersih dari narkotika. Pemeriksaan yang digelar Tim Subbidprovos Bidpropam Polda Kalimantan Tengah itu menjangkau 224 personel, mulai dari perwira menengah hingga aparatur sipil negara.
Kasi Propam Polres Gunung Mas Iptu Supono menyatakan apresiasi atas hasil tersebut. Menurutnya, capaian ini menjadi bukti komitmen jajaran dalam menjalankan program Polri Presisi.
“Kami pastikan tidak ada ruang sekecil apa pun bagi narkoba di Polres Gunung Mas. Penegakan disiplin seketat ini sangat krusial guna menjaga marwah serta kepercayaan publik terhadap institusi Polri,” tegas Iptu Supono, Jumat (12/6/2026).
Pemeriksaan dipusatkan di dua titik untuk menjaga efektivitas. Seluruh personel bintara menjalani tes di Aula Satuan Lalu Lintas Polres Gunung Mas, sementara jajaran Pejabat Utama diperiksa di area Masjid Ar-Raudhah.
Kabid Propam Polda Kalteng AKBP Ronny William Manusiwa memimpin langsung jalannya sidak. Ia didampingi sejumlah perwira, termasuk Kaurbinplin AKP Katemi dan PS Paurgakkum AKP Johansyah.
Rangkaian sidak dimulai dengan apel siaga dan arahan dari tim pemeriksa. Seluruh personel kemudian menjalani registrasi data diri sebelum sampel urine diambil di bawah pengawalan ketat Provos.
Proses analisis dilakukan langsung di tempat menggunakan alat tes kit yang telah disiapkan tim medis. Dari total 224 personel yang diperiksa, rinciannya meliputi 3 personel Perwira Menengah, 18 Perwira Pertama, 200 Bintara, dan 3 ASN. Tidak satu pun sampel yang terindikasi positif.
Pemeriksaan ini merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkotika di lingkungan kerja kepolisian. Polda Kalteng merancang kegiatan ini secara berkesinambungan demi mewujudkan SDM Polri yang profesional dan berintegritas tinggi.
Kapolres Gunung Mas AKBP Heru Eko Wibowo, melalui Iptu Supono, menyatakan dukungan penuh terhadap agenda pengawasan internal tersebut. “Kami menyambut baik dan siap sepenuhnya terhadap pemeriksaan mendadak ini sebagai bentuk pertanggungjawaban moral kami kepada masyarakat,” ujarnya.