MUARA TEWEH — Pemerintah Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya meningkatkan standar fasilitas transportasi umum melalui peninjauan langsung dua proyek infrastruktur. Bupati H. Shalahuddin melihat progres penataan Jalan Yetro Sinseng hingga konstruksi fisik Jembatan Lemo. Inspeksi berlangsung Selasa (11/8/2026) dengan didampingi pejabat teknis dinas pekerjaan umum serta aparat dinas permukiman dan tata ruang.
Rekanan Diminta Disiplin pada Spesifikasi Desain
Dalam peninjauan itu, Bupati mengingatkan rekanan kontraktor agar mematuhi spesifikasi desain konstruksi. Tujuannya agar bangunan fisik yang dihasilkan kokoh dan aman digunakan warga. Ketepatan waktu dan keandalan bangunan disebut sebagai target utama yang tidak boleh ditawar dalam pengerjaan proyek dinas.
Infrastruktur Strategis untuk Pemerataan Ekonomi Antarwilayah
Pembangunan infrastruktur strategis di Barito Utara ditujukan mempermudah pergerakan orang dan barang. Dengan begitu, pemerataan ekonomi antarwilayah kecamatan diharapkan ikut terdorong. Jalan dan jembatan menjadi tulang punggung konektivitas bagi warga yang selama ini bergantung pada akses darat.
Warga Diminta Ikut Menjaga Aset Daerah
Partisipasi warga untuk bersama-sama menjaga aset daerah dinilai sangat berharga. Perawatan infrastruktur dalam jangka panjang tidak bisa hanya bergantung pada pemerintah. Keterlibatan masyarakat menjadi kunci agar jalan dan jembatan tetap berfungsi optimal.
Peninjauan ini menyasar dua titik sekaligus: penataan Jalan Yetro Sinseng dan konstruksi fisik Jembatan Lemo. Keduanya berada di wilayah Muara Teweh, pusat pemerintahan Kabupaten Barito Utara. Progres lapangan menjadi dasar bagi pemkab menilai kinerja rekanan yang mengerjakan proyek.
Apa Langkah Selanjutnya?
Pemkab Barito Utara belum merinci jadwal penyelesaian maupun nilai kontrak kedua proyek tersebut. Namun penekanan pada disiplin waktu dan mutu konstruksi menjadi sinyal bahwa evaluasi akan terus dilakukan. Rekanan yang dinilai tidak memenuhi spesifikasi berisiko mendapat penilaian buruk dalam pengerjaan proyek dinas berikutnya.