PULANG PISAU — Kedatangan Bobon ke Camp Peat di Tumbang Nusa bukan tanpa bekal. Ia membawa 10 anggota tim untuk memasak dan menyalurkan bantuan, dengan target total sekitar 6.000 porsi makanan siap saji selama dua hari.
Bantuan air mineral disiapkan dalam jumlah besar. Sebanyak 12 ribu botol berukuran 1,5 liter akan dibagikan ke petugas dan masyarakat di lokasi karhutla.
Obat-obatan, vitamin, dan kebutuhan logistik lain turut disiapkan tim. Pasokan itu diharapkan menjaga kondisi para petugas yang bekerja di tengah penanganan karhutla berkepanjangan.
Bobon menyebut kedatangannya terutama untuk membantu sekaligus memberi semangat kepada petugas dan relawan. Menurut dia, penanganan karhutla sudah berlangsung lama.
"Kami datang ke sini adalah untuk membantu teman-teman petugas dan relawan, itu yang paling utama. Kita tahu sudah berangsur-angsur dan lama sekali, kalau tidak salah empat bulan," ujar Bobon saat ditemui di lokasi, Jumat pagi.
Perhatian dari berbagai pihak dinilai penting di tengah perjuangan yang berbulan-bulan. Dukungan moral disebut tak kalah dibutuhkan dibanding bantuan logistik.
Kolaborasi dengan Kodam XXII/TB berjalan sejak sebelum tim tiba di lokasi. Bobon mengaku sudah berkomunikasi dengan Pangdam XXII/TB Mayjen TNI Zainul Arifin dan Asisten Teritorial Kodam.
"Hari ini kami dapat kesempatan untuk berkolaborasi dengan Kodam XXII/TB. Kemarin kami juga sudah komunikasi dengan Pangdam dan Aster. Luar biasa, kami mendapat dukungan. Untuk kegiatan memasak, logistiknya justru kami mendapat support dari teman-teman Kodam," tutur Bobon.
Dukungan logistik itu memastikan proses memasak dan penyaluran bantuan berjalan lancar. Keterlibatan berbagai pihak dinilai kunci dalam membantu penanganan dampak bencana.
Makanan, air mineral, obat-obatan, dan vitamin yang disalurkan menyasar tiga kelompok sekaligus: petugas, relawan, serta masyarakat terdampak. Bobon berharap kolaborasi yang terjalin memberi manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan.