Pencarian

BNPB dan TNI AD Perkuat Penanganan Karhutla Kalteng, Fokus Modifikasi Cuaca hingga Perlindungan Warga dari Kabut Asap

Selasa, 20 Oktober 2026 • 14:16:01 WIB
BNPB dan TNI AD Perkuat Penanganan Karhutla Kalteng, Fokus Modifikasi Cuaca hingga Perlindungan Warga dari Kabut Asap
Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi memimpin rapat koordinasi penanggulangan karhutla di Kantor Bupati Pulang Pisau, Senin (19/10/2026).

PULANG PISAU — Rapat Koordinasi Penanggulangan Karhutla yang dipimpin Kepala BNPB Letjen TNI Kristomei Sianturi di Aula Banama Tingang, Kantor Bupati Pulang Pisau, Senin (19/10/2026), menghasilkan sejumlah langkah percepatan. Rapat itu dihadiri Kepala Staf TNI Angkatan Darat Jenderal TNI Tandyo Budi Revita dan Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani, dengan moderator Wakil Gubernur Kalimantan Tengah Edy Pratowo.

Kristomei menegaskan penanganan karhutla tidak bisa dilakukan secara parsial. Seluruh unsur diminta bergerak dalam satu komando dengan mengacu pada kondisi nyata di lapangan.

"Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Oleh karena itu, kita harus bahu-membahu untuk memastikan penanganan karhutla berjalan optimal dan tuntas, agar aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat kembali normal," tegas Kristomei.

BMKG Prediksi Hujan Baru Meluas pada Desember

Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani memaparkan fenomena El Nino dengan intensitas cukup kuat memicu kekeringan berkepanjangan di Kalimantan Tengah. Curah hujan pada November masih diprediksi berada pada kategori menengah hingga rendah.

Hujan diperkirakan mulai meluas pada Desember dan berlanjut hingga April. BMKG bersama BNPB dan Kementerian Kehutanan menggencarkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) dengan memantau pertumbuhan awan setiap hari untuk menentukan waktu penyemaian yang tepat.

Upaya mendatangkan hujan tetap perlu berjalan beriringan dengan pencegahan kebakaran di darat. Masyarakat dan petugas diminta mewaspadai titik api, terutama di kawasan gambut yang rentan terbakar saat kondisi kering.

TNI AD Siap Tambah Personel Sesuai Kebutuhan di Lapangan

KSAD Jenderal TNI Tandyo Budi Revita menyatakan kesiapan TNI AD mendukung langkah BNPB dan BMKG. Dukungan itu mencakup penambahan personel serta sarana dan prasarana pemadaman.

Instruksi teknis telah disampaikan kepada Pangdam agar jajaran TNI AD siap memperkuat personel sesuai kebutuhan. Penambahan itu untuk membantu mempercepat pemadaman titik api sebelum kebakaran meluas ke kawasan lain.

Koordinasi antarpersonel dan ketersediaan peralatan disebut menjadi kunci agar operasi berjalan efektif. Di tengah upaya pemadaman, perlindungan masyarakat dari dampak kabut asap juga menjadi perhatian pemerintah daerah.

Rumah Oksigen hingga Bantuan Pangan untuk Warga Terdampak

Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo, saat membacakan sambutan Gubernur, menyampaikan luas wilayah, karakteristik lahan gambut, dan kemarau panjang menjadi tantangan besar dalam penanggulangan karhutla. Pemprov Kalteng bersama BNPB, TNI-Polri, pemerintah kabupaten dan kota, Manggala Agni, serta unsur terkait terus memperkuat koordinasi.

Sejumlah langkah telah dilakukan, antara lain menyediakan rumah oksigen, membagikan masker, menyalurkan air bersih, dan memberikan bantuan pangan kepada masyarakat yang membutuhkan.

"Dengan kolaborasi dan gotong royong bersama, insya Allah karhutla di Kalimantan Tengah dapat segera teratasi dan masyarakat terlindungi," ungkap Edy.

Pengawasan Konsesi dan Penegakan Hukum Diperketat

Rapat koordinasi menegaskan pentingnya memperketat pengawasan terhadap kepatuhan hukum di kawasan konsesi. Pencegahan terpadu juga dioptimalkan agar penanganan tidak hanya berhenti pada pemadaman api yang sudah muncul.

Sejumlah langkah diminta dijalankan bersamaan: memetakan wilayah rawan dan memantau titik panas, mempercepat patroli serta pemadaman dini, menyiagakan personel dan peralatan, menjaga kondisi lahan gambut agar tidak mudah terbakar, serta meningkatkan edukasi agar warga tidak membuka lahan dengan cara membakar.

Pengawasan di kawasan rawan perlu diikuti penegakan hukum apabila ditemukan pelanggaran. Operasi modifikasi cuaca juga harus tetap disertai kesiapsiagaan petugas karena hujan tidak selalu turun merata di seluruh wilayah.

Dengan strategi yang menggabungkan pencegahan, pemadaman, dukungan cuaca, penegakan hukum, dan perlindungan warga, penanganan karhutla di Kalimantan Tengah diharapkan lebih terarah. Targetnya menekan risiko kebakaran berulang dan mengurangi dampaknya terhadap kesehatan serta aktivitas ekonomi masyarakat.

Follow kaltenginfo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: seputarborneo.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks