KALIMANTAN TENGAH — E Ink memperkenalkan Kaleido 4, panel e-paper warna yang mampu memutar video hingga 18 FPS, naik dari 12 FPS di generasi sebelumnya. Tablet Hanvon M10C II menjadi perangkat pertama yang memakai panel ini, dengan klaim kecepatan buka halaman dan scroll meningkat 27%. Peningkatan performa ini memperluas kemungkinan e-paper dipakai untuk konten bergerak, bukan sekadar membaca teks.
Teknologi anyar E Ink itu dibangun di atas backplane TFT berbahan oxide. Bahan ini mendukung tegangan penggerak lebih tinggi sehingga proses refresh layar berlangsung lebih cepat dibanding panel sebelumnya.
E Ink juga merombak algoritma pemrosesan gambar agar panel bisa menangani konten bergerak. Hasilnya, video dapat diputar hingga 18 FPS. Angka itu masih jauh di bawah kemampuan LCD dan OLED, tetapi cukup untuk membuat e-paper tidak lagi kaku saat menampilkan animasi sederhana.
Warna Lebih Tajam, Kontras Naik 50 Persen
Kaleido 4 mengklaim volume gamut warna lebih dari 40.000, atau dua kali lipat generasi sebelumnya. Reflektansi warna putihnya meningkat 15 persen, sementara kontras naik hingga 50 persen.
Kombinasi tersebut membuat gambar, grafik, dan teks berwarna tampil lebih jelas. Efek grain yang biasa muncul di layar e-paper warna juga diklaim lebih minim, sehingga tampilan lebih bersih saat dibaca dalam waktu lama.
Hanvon M10C II Jadi Perangkat Perdana
Tablet Hanvon M10C II menjadi perangkat pertama yang memakai panel Kaleido 4. Hanvon menambahkan teknologi controller layar sendiri untuk memaksimalkan panel baru tersebut.
Berkat kombinasi itu, kecepatan membuka halaman dan scroll konten diklaim meningkat 27 persen. Peningkatan ini menyasar salah satu keluhan utama pengguna e-reader, yakni respons layar yang terasa lambat saat berpindah halaman.
Peluang Adopsi di Merek E-Reader Lain
E Ink belum mengumumkan mitra selain Hanvon. Namun, merek e-reader besar seperti Amazon Kindle, Kobo, dan Onyx Boox diprediksi menyusul mengadopsi panel terbaru ini di masa mendatang.
Ketiganya selama ini menjadi pengguna panel E Ink untuk lini perangkat masing-masing. Adopsi Kaleido 4 di perangkat mereka akan menentukan seberapa cepat teknologi e-paper warna menyebar ke pasar konsumen global.
Mengapa Peningkatan Refresh Penting
Selama ini layar e-paper unggul di konsumsi daya rendah dan kenyamanan mata, tetapi tertinggal soal kecepatan tampilan. Kemampuan memutar video 18 FPS membuka peluang penggunaan baru, misalnya konten edukasi interaktif atau panduan bergambar di perangkat baca.
Untuk pasar Indonesia, teknologi ini masih bergantung pada ketersediaan perangkat di tingkat global. E-reader berbasis E Ink sudah dijual lokal lewat berbagai merek, tetapi sebagian besar masih memakai panel generasi lama.
E Ink belum menyebut jadwal ketersediaan Kaleido 4 untuk pasar Indonesia maupun perkiraan harga perangkat yang memakainya.