KALIMANTAN TENGAH — Aktor Robbie G.K. menyatakan dukungannya terhadap serial komedi terbaru Meatballs yang tayang di platform streaming Crave. Berbicara di ajang MIPCOM Cannes bersama lawan mainnya, Maddie Phillips, ia menilai keberanian Crave memproduksi program berisiko patut diapresiasi. Serial ini disebut sebagai reimajinasi segar dari komedi klasik Kanada tahun 1979.
Robbie G.K. tengah menantikan perilisan serial komedi Meatballs di platform Crave. Dalam wawancara di MIPCOM Cannes, aktor yang namanya melambung lewat drama Heated Rivalry itu tampil bersama Maddie Phillips, rekan mainnya di Meatballs. Keduanya membahas pendekatan baru yang diusung serial tersebut.
G.K. memuji langkah Crave yang berani mendanai program-program eksperimental. Menurutnya, keberanian mengambil risiko menjadi kunci di industri hiburan saat ini. Ia menyebut Meatballs sebagai taruhan besar yang layak diperjuangkan.
Sekuel Modern dari Komedi Klasik 1979
Meatballs merupakan versi baru dari komedi kamp yang dibintangi Bill Murray pada 1979, garapan sutradara Ivan Reitman. Serial ini digambarkan sebagai reimajinasi nakal dan irreveren dari film klasik Kanada tersebut. G.K. berperan sebagai Dale, sementara Phillips memerankan karakter utama bernama Skipper.
Keduanya berperan sebagai pembimbing kamp musim panas yang gagal dan kerap mengambil keputusan buruk. Sinopsis resminya menyebut kamp tersebut masih berpotensi menjadi tempat terbaik di dunia bagi 200 anak beruntung, atau lebih penting lagi bagi para pembimbing yang menganggapnya rumah kedua.
Gaya Mockumentary dan Humor yang Merata
G.K. menjelaskan bahwa sebagian besar humor serial ini lahir dari gaya mockumentary. Ia menyebut pendekatan itu membuat lelucon tidak terpusat pada satu karakter saja. Menurutnya, setiap tokoh punya porsi sendiri untuk memancing tawa penonton.
"Ini taruhan besar, dan seperti yang kita lihat dari Crave dan lainnya, taruhan besar layak untuk diambil," ujar G.K. tentang serial barunya.
Ia juga menyinggung soal selera humor penonton yang berubah mengikuti zaman. G.K. menyebut ada semacam pendulum yang bergerak bolak-balik dalam industri komedi. Ia yakin penonton saat ini sudah siap menerima tayangan semacam Meatballs.
Maddie Phillips Ogah Meniru Bill Murray
Phillips menggambarkan proses syuting Meatballs seperti sekumpulan anak teater di kelas improvisasi yang bebas melakukan apa pun. Ia mengaku tidak berusaha meniru karakter Tripper yang dibawakan Bill Murray di versi aslinya. Menurutnya, Murray adalah ikon dengan gayanya sendiri, dan ia lebih memilih menjadi dirinya sendiri.
"Bill Murray adalah ikon. Dia punya gayanya sendiri dan aku punya gayaku sendiri, dan akan lebih baik jika menjadi diri sendiri. Aku bahkan tidak mencoba mendekati apa pun yang dilakukan Bill Murray," kata Phillips.
Ia menambahkan bahwa kesamaan antara kedua karakter terletak pada campuran sikap acuh tak acuh yang sekaligus peduli. Phillips menyebut semua itu sudah tertulis jelas dalam naskah yang diterimanya.
Deretan Pemain dan Tim Produksi
Selain G.K. dan Phillips, Meatballs juga dibintangi Mollie Guest, Jordan Kronis, Molly Lewis, Krista Nazaire, Markus McNamara, dan Lachlan Quarmby. Sejumlah bintang tamu turut meramaikan, termasuk Park, Ash, dan Mae Martin. Jeff Detsky dan Wendy Litner dipercaya sebagai showrunner.
Serial ini diproduksi oleh perusahaan Kanada Blink49 Studios dan Incendo. Sphere Abacus, perusahaan distribusi milik Bell Media selaku induk Crave, yang memasarkan Meatballs di pasar Cannes.
Dampak Heated Rivalry dan Gelombang Konten Kanada
Peluncuran Meatballs menyusul kesuksesan besar drama hoki Crave dan HBO, Heated Rivalry, yang juga dibintangi G.K. bersama Hudson Williams, Connor Storrie, dan Sophie Nelisse. G.K. menyoroti ramainya perbincangan soal cerita-cerita dari Kanada belakangan ini, termasuk serial North of North di Netflix dan Yaga yang akan datang.
Menurut G.K., sudah banyak film dan produksi besar dari generasi sebelumnya yang membuka jalan. Ia menyadari hal itu berkat kesuksesan Heated Rivalry yang tembus ke panggung internasional. G.K. menilai penonton dunia kini mencari rasa dan tempat baru untuk dicintai, dan Kanada bisa memenuhi semua itu.
"Saya pikir Meatballs bermain dalam cerita dan pesona Kanada. Orang Kanada akan mengenali hal-hal kecil yang khas Kanada, tapi ini pasti akan resonan dan memikat penonton internasional yang mungkin sudah mencicipinya lewat Heated Rivalry atau hal lain dan ingin tahu apa lagi yang sedang terjadi," ujar G.K.
Ia mengaku sangat beruntung bisa menjadi bagian dari gelombang konten Kanada yang tengah naik daun. Kehadiran Meatballs di Crave menambah daftar panjang produksi lokal yang mencoba menembus pasar global tanpa kehilangan karakter asalnya.