Pencarian

PLN Group Borong 4 Penghargaan ASEAN Energy Awards 2026

Senin, 12 Oktober 2026 • 11:53:01 WIB
PLN Group Borong 4 Penghargaan ASEAN Energy Awards 2026
PLN Group meraih empat penghargaan ASEAN Energy Awards 2026 di Manila, Filipina.

KALIMANTAN TENGAH — PT PLN (Persero) melalui dua subholdingnya, PLN Nusantara Power dan PLN Indonesia Power, meraih empat penghargaan ASEAN Energy Awards 2026 di Manila, Filipina, Rabu (7/10/2026). Penghargaan ini diberikan atas sejumlah inovasi energi bersih, mulai dari hidrogen hijau hingga pembangkit surya terapung. Capaian tersebut memperkuat posisi PLN Group dalam agenda transisi energi nasional.

Ajang tingkat Asia Tenggara itu mempertemukan proyek energi dari berbagai negara. PLN Nusantara Power (PLN NP) pulang dengan dua predikat Winner dan satu First Runner-up, sementara PLN Indonesia Power (PLN IP) membawa satu Second Runner-up. Total empat penghargaan dibawa pulang oleh grup perusahaan setrum negara tersebut.

Dua Winner dari Muara Karang

Greenvoltaic Hydrogen Plant di PLTGU Muara Karang meraih Winner pada ASEAN Renewable Energy Project Awards 2026 kategori Emerging Low-Carbon Technologies, subkategori Green Hydrogen. Fasilitas ini memproduksi hingga 43 ton hidrogen hijau per tahun dengan memanfaatkan listrik berbasis energi terbarukan dari PLTS atap serta Renewable Energy Certificate (REC) dari PLTP Kamojang dan PLTA Saguling.

Predikat Winner kedua diraih Gedung Administrasi PLN NP Unit Pembangkitan Muara Karang pada ASEAN Energy Efficiency and Conservation Awards 2026 kategori Green Building, subkategori Small and Medium Building. Gedung ini mengintegrasikan desain pasif dan aktif untuk menekan konsumsi energi, memakai panel surya, dan hydrogen fuel cell sebagai sumber listrik.

Sebelum melaju ke Manila, gedung tersebut lebih dulu menyabet Juara I kategori Gedung Hijau dalam Penghargaan Subroto Bidang Efisiensi Energi dari Kementerian ESDM pada 2025.

Cirata dan Pelabuhan Ratu Ikut Berlaga

PLTS Terapung Cirata meraih First Runner-up pada ASEAN Renewable Energy Project Awards 2026 kategori On-Grid, subkategori Utility Scale. Pembangkit berkapasitas 192 megawatt peak (MWp) yang dikelola PT Pembangkitan Jawa Bali Masdar Solar Energi (PMSE) ini memanfaatkan permukaan Waduk Cirata tanpa memerlukan lahan darat yang luas.

Dari sisi PLN IP, inovasi Powering Coal Generation through Biomass Integration and Smart Energy Management yang dikembangkan Unit Bisnis Pembangkitan Jawa Barat 2 Pelabuhan Ratu meraih Second Runner-up pada kategori Combined Heat and Power (CHP) Generation.

Manfaat Ekonomi dari Hidrogen Hijau

Direktur Utama PLN Nusantara Power, Ruly Firmansyah, menyebut pengembangan Greenvoltaic Hydrogen Plant juga menghasilkan nilai ekonomi. Menurutnya, fasilitas itu mencatat penghematan biaya listrik sekitar Rp1,19 miliar per tahun serta potensi pendapatan baru Rp2,74 miliar dari perjanjian pembelian hidrogen dan oksigen.

"Transisi energi bukan hanya tentang mengganti sumber energi, tetapi juga tentang bagaimana kita berinovasi agar setiap aset dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi lingkungan dan masyarakat. Tiga penghargaan ini menjadi motivasi bagi PLN Nusantara Power untuk terus menghadirkan solusi energi bersih yang andal, efisien, dan memiliki nilai tambah bagi Indonesia," ujar Ruly.

Model pengembangan fasilitas serupa telah direplikasi di 22 pembangkit lain milik PLN Group. Total kapasitas produksi gabungannya mencapai 203 ton hidrogen per tahun.

Arah Transformasi PLN

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menilai capaian ini mencerminkan dukungan PLN Group terhadap agenda pemerintah mempercepat transisi energi nasional. Transformasi sektor ketenagalistrikan, katanya, tidak lagi hanya soal keandalan pasokan.

"PLN terus bertransformasi. Sebab, baik saat ini maupun di masa depan, peran PLN tidak hanya sebatas menghasilkan listrik yang andal, tetapi juga menghadirkan energi yang semakin bersih dan berkelanjutan. Inilah arah transformasi yang terus kami dorong agar sektor ketenagalistrikan mampu menjawab kebutuhan masa depan sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia," ujar Darmawan.

Direktur Utama PLN Indonesia Power, Bernadus Sudarmanta, menyoroti inovasi biomass integration dan smart energy management sebagai bagian dari upaya perusahaan menekan emisi dari pembangkit batu bara yang masih beroperasi.

Empat penghargaan dari Manila menambah deretan pengakuan internasional bagi proyek energi bersih PLN Group. Bagi pelanggan, arah ini berujung pada pasokan listrik yang tetap andal sembari menekan emisi dan membuka sumber pendapatan baru dari produk turunan seperti hidrogen.

Follow kaltenginfo.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: ekonomi.republika.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks