Karang Taruna Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah, menggelar pemeriksaan kesehatan gratis dan membagikan masker bagi petugas kebersihan, Satgas Karhutla, relawan, serta warga yang terdampak kabut asap. Kegiatan berlangsung di halaman Sekretariat DPD KNPI Sukamara pada Senin, mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Sukamara. Aksi sosial ini menyasar mereka yang paling terpapar dampak kesehatan akibat bencana asap.
SUKAMARA — Pemerintah Kabupaten Sukamara menilai aksi sosial Karang Taruna setempat membantu penanganan dampak kesehatan akibat bencana asap. Asisten II Bidang Administrasi Pembangunan dan Umum Kabupaten Sukamara Riszqi Pratama menyampaikan apresiasinya terhadap kegiatan tersebut.
"Kegiatan ini sangat membantu warga Sukamara. Semoga bencana karhutla segera berakhir dan masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa," ujar Riszqi.
Pemeriksaan kesehatan gratis dan pembagian masker menyasar petugas kebersihan, Satgas Karhutla, relawan, serta masyarakat umum. Mereka dinilai paling rentan terpapar kabut asap dari kebakaran hutan dan lahan yang melanda wilayah itu.
Bantuan Tenda Darurat hingga Oksigen Portabel Disalurkan
Ketua Karang Taruna Kalteng Chandra Ardinata menjelaskan aksi ini bagian dari program Pengurus Nasional Karang Taruna. Pihaknya menyalurkan sejumlah bantuan, mulai dari empat unit tenda darurat, oksigen portabel, vitamin, hingga masker.
Satu tenda mobile ditempatkan di Sukamara untuk mendukung penanggulangan bencana di titik prioritas. Penempatan itu menyesuaikan kebutuhan lapangan yang dinilai paling mendesak.
Chandra juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Kalteng Agustiar Sabran dan Bupati Sukamara Masduki. Menurutnya, dukungan penuh kedua pejabat itu memperkuat peran sosial Karang Taruna sebagai garda terdepan di masa darurat.
Bantuan Disalurkan Jemput Bola ke Relawan di Lapangan
Ketua Karang Taruna Sukamara Aan Nurhasan berkomitmen menyalurkan bantuan secara jemput bola kepada para pemadam api di lapangan. Pendekatan itu dipilih agar bantuan tepat sasaran dan cepat sampai.
"Kami akan datang langsung ke relawan-relawan untuk memberikan oksigen portabel dan vitamin agar kondisi fisik mereka tetap terjaga," demikian Aan.
Penyaluran oksigen portabel dan vitamin diarahkan untuk menjaga kondisi fisik relawan yang bertugas di titik-titik karhutla. Relawan menjadi pihak yang paling lama terpapar asap dan kelelahan selama operasi pemadaman berlangsung.