PALANGKA RAYA — Kabiddokkes Polda Kalteng Kombes Pol dr. Yusuf Kidingallo menyatakan layanan rumah oksigen menjadi bagian dari upaya Polri hadir lebih dekat dengan masyarakat, terutama saat situasi darurat kabut asap. Fasilitas di Pasar Kahayan itu melayani warga secara cuma-cuma, tanpa dipungut biaya apa pun.
Menurut Yusuf, kebutuhan oksigen bagi warga terdampak asap tidak bisa ditunda. Petugas medis disiagakan agar penanganan bisa dilakukan secepat mungkin begitu ada warga yang datang dengan keluhan sesak napas.
Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan membuat kualitas udara di Palangka Raya dan sekitarnya memburuk. Kondisi itu memicu gangguan pernapasan, terutama pada anak-anak, lansia, dan warga dengan riwayat penyakit paru.
Layanan rumah oksigen dirancang menjawab kebutuhan mendesak tersebut. Warga yang mengalami sesak napas bisa langsung mengakses bantuan oksigen tanpa harus menunggu rujukan rumah sakit.
"Layanan ini merupakan wujud kehadiran Polri di tengah masyarakat. Di saat kualitas udara memburuk, kami ingin memastikan warga yang membutuhkan oksigen bisa segera terbantu secara cepat dan gratis," ujar Kombes Yusuf.
AKBP dr. Rofiman, dokter Pusdokkes Polri yang ditugaskan di Polda Kalteng, menyebut kehadiran timnya sebagai bentuk dukungan Mabes Polri untuk masyarakat Kalteng. Tim medis akan terus bersiaga di lapangan selama kabut asap masih berdampak.
"Kami dari Pusdokkes Polri ditugaskan ke Polda Kalteng untuk membantu memberikan pelayanan kesehatan, terutama masyarakat yang terdampak kabut asap Karhutla. Kami akan terus bersiaga di lapangan untuk memastikan warga mendapatkan penanganan yang cepat dan tepat," tuturnya.
Layanan 24 jam di Pasar Kahayan menjadi salah satu titik bantuan yang bisa dijangkau warga Kota Palangka Raya. Pos ini melengkapi layanan kesehatan lain yang sudah berjalan di fasilitas kesehatan setempat.
Polda Kalteng mengimbau masyarakat menjaga kesehatan selama kabut asap berlangsung. Warga diminta memakai masker saat beraktivitas di luar ruangan dan mengurangi kegiatan di luar rumah bila tidak mendesak.
Warga yang merasakan keluhan sesak napas diminta segera mengakses layanan kesehatan terdekat, termasuk rumah oksigen di Pasar Kahayan. Penanganan cepat dinilai penting agar gangguan pernapasan tidak berkembang lebih berat.
"Selain itu kami juga mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga kesehatan dengan menggunakan masker, mengurangi aktivitas di luar ruangan, dan segera mengakses layanan kesehatan apabila mengalami keluhan sesak napas," imbau Kombes Yusuf.