GUNUNG MAS — Jajaran Polres Gunung Mas memakai forum keagamaan sebagai pintu masuk menyampaikan pesan keamanan. Minggu Kasih di Gereja GBI Kurun Tengah itu digelar pukul 07.30 WIB dan melibatkan KBO Satbinmas Ipda Sabar Hari Siswanto, Kanit SPKT Polsek Kurun, personel Satbinmas, serta polsek jajaran.
Kegiatan ini masuk rangkaian Program Prioritas Kapolri. Sasaran utamanya bukan sekadar ceremonial, melainkan mempererat hubungan Polri dengan masyarakat sambil menitipkan pesan kamtibmas kepada jemaat dan tokoh agama.
Personel kepolisian secara khusus mengingatkan jemaat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Cara itu dinilai berpotensi memicu kebakaran meluas dan berdampak pada lingkungan serta kesehatan warga.
Imbauan tersebut disampaikan langsung di hadapan jemaat, bukan lewat selebaran. Polisi juga meminta tokoh agama ikut meneruskan pesan serupa kepada keluarga dan lingkungan sekitar.
Kapolres Gunung Mas AKBP Arum Sari Puspita Dewi menegaskan pentingnya peran bersama dalam menjaga keamanan lingkungan dan mencegah karhutla.
"Kami mengajak seluruh masyarakat, termasuk tokoh agama dan jemaat, untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif, tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta berperan aktif menyampaikan imbauan tersebut kepada keluarga dan lingkungan sekitar," jelas Kapolres.
Selain karhutla, Polres Gunung Mas membuka akses informasi soal program pemerintah terkait Perlindungan Sosial Masyarakat. Sosialisasi ini diharapkan membantu warga memahami upaya perlindungan sosial yang dijalankan pemerintah.
Materi disampaikan dalam dialog interaktif, sehingga jemaat bisa langsung bertanya dan berkomunikasi dengan personel kepolisian. Pola ini juga dipakai untuk menyerap aspirasi warga soal persoalan keamanan dan ketertiban lingkungan.
Bagi Polri, pendekatan humanis lewat komunikasi langsung dinilai lebih efektif membangun kepercayaan masyarakat dibanding penyuluhan satu arah.
Kapolres mengimbau masyarakat tidak ragu menghubungi kepolisian bila membutuhkan bantuan atau menemukan situasi yang berpotensi mengganggu keamanan. Warga dapat menghubungi Call Center Polri 110 untuk melaporkan kejadian atau meminta kehadiran petugas.
Polres Gunung Mas berharap pesan kamtibmas, pencegahan karhutla, dan informasi Perlinsos bisa diteruskan jemaat kepada warga yang lebih luas. Sinergi kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat menjadi kunci menjaga situasi aman dan kondusif di Kabupaten Gunung Mas.