DPRD Palangka Raya Dukung Kredit Bunga 0 Persen untuk UMKM di Tengah Kabut Asap Karhutla

Penulis: Puguh Triyono  •  Sabtu, 17 Oktober 2026 | 06:47:01 WIB
Ketua Komisi I DPRD Palangka Raya Mukarramah mendukung kredit modal usaha berbunga 0 persen bagi UMKM di tengah kabut asap karhutla.

PALANGKA RAYA — Ketua Komisi I DPRD Kota Palangka Raya, Mukarramah, menegaskan bahwa kredit modal usaha berbunga 0 persen dari Wali Kota Fairid Naparin menjadi salah satu penopang utama pelaku UMKM di tengah kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan. Menurutnya, kebijakan itu memperlihatkan pemerintah daerah tidak tinggal diam saat aktivitas ekonomi warga ikut terhambat.

Kabut asap tebal yang menyelimuti Palangka Raya dalam periode karhutla berdampak langsung pada kondisi ekonomi masyarakat. Pelaku UMKM menjadi salah satu kelompok yang paling merasakan imbasnya karena mobilitas pembeli dan aktivitas usaha ikut menurun.

Mengapa Kredit Bunga 0 Persen Dinilai Penting bagi UMKM Palangka Raya

Mukarramah menilai dukungan permodalan menjadi kunci agar pelaku usaha tetap mampu menjalankan kegiatan ekonomi dan mempertahankan usahanya. Tanpa bantuan modal, banyak UMKM berisiko kehilangan kemampuan bertahan saat kondisi lingkungan tidak normal.

"Kami mendukung kebijakan Wali Kota Palangka Raya dalam memberikan pinjaman modal dengan bunga 0 persen. Ini menandakan pemerintah hadir untuk membantu pelaku UMKM," kata Mukarramah, Jumat.

Menurutnya, bantuan modal tersebut sangat membantu pelaku UMKM agar tetap eksis dan bertahan dalam kondisi seperti ini. Ia berharap fasilitas kredit itu dimanfaatkan pelaku usaha yang memenuhi persyaratan untuk mendukung kebutuhan modal dan keberlangsungan usaha.

Dorongan Pemasaran Digital agar Produk UMKM Menjangkau Konsumen Lebih Luas

Selain permodalan, Mukarramah mendorong pelaku UMKM memanfaatkan perkembangan teknologi untuk memperluas jangkauan pemasaran produk. Pemasaran digital melalui media sosial dan marketplace disebutnya sebagai alternatif untuk menjangkau lebih banyak calon konsumen.

"Kami juga mengimbau pelaku UMKM untuk memasarkan produk mereka secara digital, baik melalui media sosial maupun marketplace," ujarnya.

Pemanfaatan platform digital diharapkan membantu produk UMKM menjangkau konsumen lebih luas, tidak hanya terbatas pada lingkungan sekitar tempat usaha. Dengan begitu, peluang usaha untuk berkembang semakin terbuka meski kondisi kabut asap membatasi pergerakan warga.

"Dengan pemasaran digital, produk-produk UMKM dapat dipasarkan lebih luas sehingga peluang usaha untuk berkembang semakin terbuka," demikian Mukarramah.

Kombinasi Modal Murah dan Pemasaran Digital sebagai Strategi Bertahan

Dukungan Komisi I DPRD Palangka Raya menyoroti dua sisi yang perlu ditangani bersamaan: akses permodalan dan akses pasar. Kredit berbunga 0 persen membantu pelaku usaha dari sisi biaya, sementara pemasaran digital membuka jalur penjualan yang tidak bergantung pada kondisi fisik lingkungan sekitar.

Bagi UMKM di Palangka Raya, kombinasi keduanya menjadi strategi bertahan saat kabut asap karhutla menekan aktivitas ekonomi harian. Pelaku usaha yang memenuhi persyaratan dapat memanfaatkan fasilitas kredit tersebut untuk menjaga kelangsungan usaha.

Reporter: Puguh Triyono
Sumber: kalteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top