Kapolda Kalteng Minta Warga Kurangi Aktivitas di Luar Rumah saat Kabut Asap Karhutla Menebal

Penulis: Puguh Triyono  •  Senin, 05 Oktober 2026 | 06:47:01 WIB
Kapolda Kalteng Irjen Pol Iwan Kurniawan mengimbau warga mengurangi aktivitas di luar rumah saat kabut asap karhutla menebal.

PALANGKA RAYA — Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Pol Iwan Kurniawan mengingatkan warga agar tidak mengabaikan gangguan kesehatan di tengah kondisi kabut asap yang masih tebal. Imbauan disampaikan menyusul penurunan kualitas udara akibat asap kebakaran hutan dan lahan di sejumlah titik.

Menurut Kapolda, paparan asap berpotensi memicu Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) dan gangguan kesehatan lain. Warga yang tetap harus keluar rumah diminta memakai masker dan memantau kondisi tubuh masing-masing.

"Jaga kesehatan, kurangi aktivitas di luar rumah dan selalu gunakan masker. Apabila merasa pusing atau mengalami gangguan kesehatan akibat dampak asap, segera memeriksakan diri atau mendatangi rumah oksigen yang telah disediakan," kata Iwan.

Rumah Oksigen Jadi Rujukan Warga Terdampak Asap

Fasilitas rumah oksigen yang disiapkan pemerintah daerah disebut menjadi salah satu rujukan cepat bagi warga yang mulai merasakan gejala sesak atau pusing. Iwan menekankan warga tidak perlu menunda pemeriksaan jika keluhan muncul.

Bagi warga yang tetap harus beraktivitas di luar, masker menjadi perlengkapan wajib. Kondisi tubuh juga perlu dipantau selama kualitas udara berada di level kurang baik.

"Kalau memang tidak ada keperluan mendesak, sebaiknya aktivitas di luar rumah dikurangi. Yang terpenting masyarakat tetap menjaga kondisi tubuh dan tidak mengabaikan gangguan kesehatan yang dirasakan," ucapnya.

Pemadaman hingga Penyekatan Terus Dilakukan

Penanganan kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan Tengah masih berjalan. Pemerintah bersama Polri dan pemangku kepentingan terkait melakukan pemadaman, pendinginan, hingga penyekatan untuk mencegah api meluas.

Langkah itu ditempuh agar dampak terhadap lingkungan dan kualitas udara tidak semakin besar. Iwan menyebut penanganan karhutla tidak bisa hanya mengandalkan aparat.

"Penanganan karhutla membutuhkan dukungan semua pihak. Masyarakat juga memiliki peran penting dengan ikut mengawasi kondisi lingkungan di sekitarnya," ujarnya.

Laporkan Aktivitas Pembakaran Lahan ke Call Center 110

Kapolda meminta warga segera melaporkan jika menemukan aktivitas yang diduga berkaitan dengan pembakaran lahan. Laporan bisa disampaikan ke tokoh masyarakat setempat atau langsung ke kepolisian melalui layanan Call Center 110.

Setiap laporan dijanjikan ditindaklanjuti agar api tidak menyebar lebih luas. Partisipasi warga dinilai menentukan keberhasilan pencegahan karhutla di wilayah tersebut.

"Dengan kepedulian dan kerja sama seluruh masyarakat, kita bersama-sama dapat mencegah terjadinya kebakaran dan menjaga kualitas lingkungan," demikian Iwan.

Reporter: Puguh Triyono
Sumber: kalteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top