KALIMANTAN TENGAH — Pengukuhan kontingen Indonesia untuk Asian Games 2026 di Jakarta, Rabu (9/9), menjadi momen Veddriq menyampaikan kesiapannya. Atlet panjat tebing asal Pontianak itu mengakui kabut asap dan kekeringan yang melanda kampung halamannya menjadi beban tersendiri, tetapi tidak mengurangi optimisme menghadapi kompetisi level benua.
"Ya, [keluarga] terdampak [karhutla]. Kabut asap masih tebal dan juga masih kekeringan di sana dan belum hujan. Kondisi keluarga mengurangi aktivitas di luar karena kualitas udara sangat buruk," tuturnya di Jakarta, Rabu (9/9).
Veddriq menjadi salah satu dari sembilan atlet panjat tebing yang disiapkan untuk Asian Games 2026. Statusnya sebagai peraih emas Olimpiade Paris 2024 membuatnya diandalkan menyumbang medali untuk kontingen Merah Putih.
Meski sudah merasakan podium tertinggi di level dunia, Veddriq tetap menempatkan Asian Games sebagai prioritas utama. Baginya, ajang ini menjadi peta kekuatan pemanjat Asia sekaligus batu loncatan menuju Olimpiade 2028 Los Angeles.
"Pastinya multievent itu prioritas tertinggi dan saat ini Asian Games. Ini program penting dan ini sangat besar untuk saya, saya tidak akan main-main di Asian Games sekaligus jadi penjajakan menuju Olimpiade dan memetakan kekuatan pemanjat dari Asia," terang Veddriq.
Kekhawatiran terhadap keluarga di Kalimantan tak membuat atlet berusia 28 tahun ini kehilangan keyakinan. Ia justru menjadikan situasi tersebut sebagai motivasi untuk memberikan hasil terbaik di Aichi-Nagoya.
"Kalau secara pribadi saya masih optimistis bisa mengamankan medali emas ya, dan saya harap nanti bisa memberikan penampilan terbaik dan muaranya bisa mendapatkan medali emas," kata Veddriq.
"Yang pasti ketika diberi kesempatan saya akan melakukan yang terbaik dan memaksimalkan kesempatan. Terkait hasil saya serahkan kepada Allah yang penting saya siapkan ini sematang mungkin," ucapnya menambahkan.
Asian Games 2022 Hangzhou menjadi pengalaman berharga bagi Veddriq. Kala itu ia mempersembahkan medali perunggu, dan kini ia mengincar peningkatan performa dengan target tertinggi di edisi berikutnya.