Timnas Indonesia U-20 Berpeluang Satu Grup dengan Korea Selatan di Piala Asia U-20 2027

Penulis: Rendi Kusuma  •  Senin, 07 September 2026 | 22:33:31 WIB
Timnas Indonesia U-20 berpeluang satu grup dengan Korea Selatan pada Piala Asia U-20 2027 setelah lolos ke putaran final di China.

KALIMANTAN TENGAH — Kepastian itu diraih setelah skuad asuhan Nova Arianto menaklukkan Australia 2-0 pada laga pamungkas kualifikasi di Jakarta. Sebelumnya, Putu Panji dkk. bermain imbang 0-0 melawan Malaysia dan menekuk Laos dengan skor telak 3-0. Putaran final akan digelar di China pada 24 Maret hingga 10 April 2027.

Bayang-Bayang Pot Pertama yang Menghuni Grup Neraka

Proyeksi pembagian pot undian menempatkan Indonesia di pot bawah. Konsekuensinya, Garuda Muda berisiko bertemu tim-tim elite Asia sejak laga perdana. China selaku tuan rumah hampir pasti menghuni pot teratas, namun ancaman terbesar datang dari Korea Selatan yang mengoleksi 12 gelar juara.

Irak (5 gelar), Iran (4 gelar), dan Arab Saudi (3 gelar) juga masuk kategori tim yang wajib diwaspadai. Thailand dan Jepang, masing-masing dengan dua dan satu gelar, melengkapi daftar penghuni pot unggulan yang membuat persaingan di fase grup diprediksi berjalan ketat.

Dua Wakil ASEAN Lain Ikut Mewarnai China 2027

Indonesia tidak sendirian mewakili Asia Tenggara. Thailand dan Malaysia memastikan tempat mereka melalui jalur runner-up terbaik. Thailand tercatat sebagai negara ASEAN dengan partisipasi terbanyak di ajang ini, yakni 35 kali tampil dengan dua trofi di tangan.

Malaysia akan mencatatkan penampilan ke-24 mereka pada edisi 2027. Meski belum pernah juara, Harimau Malaya Muda tiga kali menjadi runner-up pada 1959, 1960, dan 1968. Komposisi ini membuka peluang duel antartetangga di fase grup, sekaligus menunjukkan dominasi ASEAN yang mulai menguat di level usia muda.

Semifinal Jadi Gerbang Menuju Piala Dunia U-20

Nilai plus terbesar dari turnamen ini adalah tiket menuju Piala Dunia U-20 2027. Asia menyediakan empat slot, yang otomatis diberikan kepada empat negara yang menembus semifinal. Uzbekistan sudah mengunci satu tempat sebagai tuan rumah, menyisakan empat kursi yang diperebutkan di China.

Artinya, langkah Garuda Muda harus berhenti di semifinal minimal untuk bisa merasakan panggung dunia. Target itu menuntut konsistensi dan kedalaman skuad, mengingat laga di fase gugur kerap berjalan dengan intensitas tinggi.

Nova Arianto kini punya pekerjaan rumah besar: mempersiapkan tim secara fisik dan mental menghadapi lawan-lawan yang terbiasa tampil di turnamen level ini. Momentum hasil positif di kualifikasi harus dijaga, terutama saat undian resmi digelar dan peta persaingan fase grup mulai terlihat jelas.

Reporter: Rendi Kusuma
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top