Warlock: D&D Janji Tak Sekadar Nostalgia, Ada Misteri Baru buat Pemain Lama

Penulis: Teguh Prasetyo  •  Senin, 07 September 2026 | 20:08:01 WIB
Kepala Invoke Studios, Dominic Guay, memaparkan rencana pengembangan gim Warlock: Dungeons & Dragons di ajang Gamescom.

KALIMANTAN TENGAH — Kepala Invoke Studios, Dominic Guay, mengungkapkan bahwa Warlock: Dungeons & Dragons memang sarat referensi "deep-cut" dari permainan meja aslinya. Namun, tim pengembang sengaja tidak menjadikan pengetahuan soal D&D sebagai prasyarat utama untuk menikmati gim ini. Targetnya, semua pemain bisa merasakan sensasi menemukan hal baru, bukan sekadar mengingat lore lama.

Spesifikasi dan Dunia yang Bisa Dieksplorasi

Warlock membawa pemain ke Darkon, sebuah alam dalam Domains of Dread yang menjadi bagian dari setting Ravenloft. Dunia ini disiapkan sebagai area open world yang penuh rahasia untuk diungkap. Menurut Guay, waktu yang dibutuhkan untuk menyelesaikan eksplorasi utama mencapai "puluhan jam", mengonfirmasi bahwa gim ini bukan kampanye super panjang ala 100 jam.

Berbagai elemen khas D&D seperti monster, item, dan mantra akan hadir. Gim ini juga memasukkan tropes klasik seperti menemukan pintu rahasia atau menghindari jebakan yang biasa ditemui di meja permainan.

Mengapa Pemain Veteran D&D Tetap Merasa Tertantang

Guay menegaskan timnya tidak ingin membuat gim yang bisa ditebak habis oleh pemain yang sudah menguasai aturan aslinya. "Kami tidak ingin membuat gim di mana jika kamu tahu D&D, kamu seperti, 'Oh, aku tahu segalanya'," ujarnya dalam wawancara dengan TechRadar Gaming di Gamescom.

"Kami ingin pemain merasakan misteri mencari tahu tempat apa itu dan aturan apa yang berlaku di sana," lanjut Guay. Meski pemain yang familiar dengan Ravenloft akan mendapat sedikit gambaran awal, mereka yang sama sekali baru mengenal D&D tetap bisa menikmati proses belajar sambil bermain.

Cara Invoke Menerjemahkan Aturan Meja ke Gim Video

Proses adaptasi dari TTRPG ke gim aksi real-time menjadi tantangan tersendiri. Guay menjelaskan bahwa tim berusaha mereplikasi perasaan bermain D&D tanpa harus melempar dadu. "Kami melakukan hal-hal ini dengan cara yang mencoba meniru perasaannya, tetapi secara real-time tanpa menggulirkan dadu atau hal semacam itu," katanya.

Pendekatan ini membuat mekanika seperti pemeriksaan persepsi atau deteksi jebakan terasa lebih natural dalam format gim video. Pemain diharapkan merasakan esensi pengambilan keputusan khas D&D tanpa jeda yang mengganggu ritme permainan.

Ketersediaan dan Target Peluncuran

Warlock: Dungeons & Dragons saat ini dijadwalkan rilis pada 2027. Gim ini akan tersedia untuk PlayStation 5, Xbox Series X, Xbox Series S, dan PC. Belum ada informasi mengenai dukungan bahasa Indonesia atau harga resmi untuk pasar Asia Tenggara.

Bagi penggemar D&D yang ingin merasakan dunia Ravenloft dalam format baru, atau gamer yang penasaran dengan adaptasi serius dari TTRPG legendaris, Warlock layak masuk daftar pantauan. Gim ini tampaknya dirancang untuk menjembatani dua kelompok pemain tersebut tanpa mengorbankan esensi sumbernya.

Reporter: Teguh Prasetyo
Sumber: techradar.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top