Menteri HAM Pigai Dorong Pendidikan HAM Jadi Mata Pelajaran Wajib dengan Buku Khusus di Sekolah

Penulis: Puguh Triyono  •  Rabu, 19 Agustus 2026 | 09:37:01 WIB
Menteri HAM Natalius Pigai meresmikan Pusat Studi HAM di STIH Mimika, Papua Tengah, Selasa (18/8).

KALIMANTAN TENGAH — Usulan tersebut disampaikan Pigai saat meresmikan Pusat Studi HAM di Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Mimika, Timika, Papua Tengah, Selasa (18/8). Menurut dia, pemahaman tentang hak asasi manusia tidak bisa diberikan setengah-setengah karena prinsip HAM melekat pada setiap manusia sejak lahir hingga meninggal dunia.

"Menteri Pendidikan hanya minta, 'Pak Pigai, bolehkah kami kasih bab dalam pendidikan?' Jadi bab satu bidang HAM, baru nanti yang bab-bab. Cuma kita alokasikan bab, saya tidak mau. Saya minta satu buku sendiri sebagai buku yang wajib diajarkan," ujar Pigai seperti dilansir Antara.

Negosiasi dengan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah

Pigai mengaku telah menjalin komunikasi dengan Kementerian Pendidikan untuk membahas gagasan ini. Ia menyebut alokasi khusus materi HAM dalam kurikulum nasional bisa ditempatkan dalam muatan pendidikan etika dan moral, meski skema teknisnya masih memerlukan kajian lebih lanjut.

Langkah ini, kata Pigai, merupakan agenda jangka panjang yang menuntut penyesuaian kebijakan, termasuk kemungkinan

Reporter: Puguh Triyono
Sumber: liputan6.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top