PALANGKA RAYA — Sebanyak 100 warga Kecamatan Jekan Raya mendapat pemahaman langsung tentang program jaminan kesehatan daerah (Jamkesda) dalam sosialisasi yang digelar di aula kecamatan, Kamis. Kegiatan ini menjadi salah satu upaya Pemkot Palangka Raya memperkuat akses layanan kesehatan bagi masyarakat tidak mampu.
Camat Jekan Raya, Untung Sutrisno, menegaskan bahwa Jamkesda yang dibiayai APBD Kota Palangka Raya memiliki sasaran yang spesifik. "Jaminan kesehatan daerah yang dibiayai oleh APBD Kota Palangka Raya diperuntukkan bagi warga yang benar-benar tidak mampu dan memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan," ujarnya saat membuka acara.
Pernyataan ini sekaligus mengklarifikasi anggapan di masyarakat bahwa program tersebut bisa diakses oleh semua warga tanpa syarat.
Sosialisasi bertema “Meningkatkan Akses dan Layanan Kesehatan untuk Keseluruhan Masyarakat” ini menghadirkan tiga narasumber kunci: BPJS Kesehatan, anggota DPRD Kota Palangka Raya, dan Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya.
Kehadiran mereka, menurut Untung, menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, penyelenggara jaminan kesehatan, dan masyarakat. "Dengan pemahaman yang baik, masyarakat dapat memanfaatkan layanan tersebut secara optimal sehingga dapat mendukung peningkatan derajat kesehatan dan kesejahteraan masyarakat," kata dia.
Selain syarat kepesertaan, sosialisasi juga menyampaikan informasi tentang akses dan layanan kesehatan yang tersedia. Warga diajari prosedur yang harus ditempuh untuk memperoleh pelayanan kesehatan secara optimal.
Peserta yang hadir tidak hanya dari kalangan masyarakat biasa, tetapi juga aparatur kelurahan se-Kecamatan Jekan Raya. Hal ini diharapkan bisa menciptakan efek berganda — para perangkat desa bisa menjadi agen informasi bagi warga di lingkungan masing-masing.
Untung berharap kegiatan serupa bisa terus digelar secara berkala. Menurutnya, pemahaman warga tentang kepesertaan jaminan kesehatan adalah fondasi utama untuk mewujudkan layanan kesehatan yang merata di Kota Palangka Raya.
"Kami berharap melalui sosialisasi ini masyarakat semakin memahami pentingnya menjadi peserta jaminan kesehatan serta mengetahui berbagai layanan kesehatan yang telah disediakan pemerintah," pungkasnya.