KALIMANTAN TENGAH — Dari tiga peristiwa yang terjadi sejak Kamis (18/6/2026) hingga Jumat (19/6/2026), kebakaran paling besar melanda rumah kos di belakang SMP Negeri 1 Benteng, Jalan Ki Hajar Dewantara. Sedikitnya lima petak kos hangus terbakar pada Jumat dini hari sekitar pukul 03.00 Wita. Kerugian material akibat kejadian itu ditaksir mencapai Rp250 juta.
“Pemeriksaan berkala terhadap instalasi listrik, penggunaan peralatan elektronik yang sesuai standar, serta memastikan kompor dan tungku benar-benar padam setelah digunakan merupakan langkah sederhana namun sangat penting,” ujar AKBP Didid Imawan dalam keterangan resmi yang diterima, Sabtu (20/6/2026).
Peristiwa pertama terjadi pada Kamis siang di Jalan Veteran, Kelurahan Benteng Utara. Kebakaran menghanguskan satu unit rumah yang juga berfungsi sebagai toko pakaian milik MUS (63). Dugaan sementara, api berasal dari korsleting listrik. Seluruh barang dagangan korban ludes terbakar dengan kerugian Rp30 juta.
Kebakaran ketiga terjadi pada Jumat siang sekitar pukul 13.05 Wita di Jalan Jenderal Ahmad Yani. Rumah milik Sutrisno (44) terbakar saat pemiliknya tengah melaksanakan salat Jumat. Api diduga berasal dari bara tungku yang belum padam sempurna dan menyambar karung kopra di sekitarnya. Kerugian mencapai Rp50 juta, termasuk uang tunai dan dokumen penting.
Kapolres menegaskan, memasuki musim kemarau, risiko kebakaran cenderung meningkat. Ia meminta warga tidak lengah dan segera melaporkan potensi bahaya yang dapat memicu kebakaran. “Sedikit kehati-hatian dapat mencegah kerugian yang besar,” kata Didid.
Ia juga menginstruksikan seluruh Bhabinkamtibmas jajaran Polres Kepulauan Selayar untuk terus memberikan edukasi dan imbauan kepada masyarakat. “Keselamatan lingkungan adalah tanggung jawab bersama dan membutuhkan kepedulian dari seluruh elemen masyarakat,” tegasnya.
Data dari Humas Polres mencatat, tiga kejadian dalam dua hari ini menjadi alarm bagi warga Selayar. Dari total kerugian Rp330 juta, sebagian besar disebabkan oleh kelalaian manusia dan gangguan teknis pada instalasi listrik yang tidak terawat.