Wabup Kotim Irawati Pimpin Aksi Bersih Pantai Ujung Pandaran, Libatkan Pelajar hingga Damkar Peringati Hari Lingkungan Hidup 2026

Penulis: Puguh Triyono  •  Jumat, 19 Juni 2026 | 12:04:31 WIB
Wakil Bupati Kotim Irawati memimpin aksi bersih Pantai Ujung Pandaran dalam rangka Hari Lingkungan Hidup 2026.

SAMPIT — Tumpukan sampah plastik dan berbagai limbah di pesisir Pantai Ujung Pandaran jadi sasaran utama aksi bersih-bersih yang digelar Kamis lalu. Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh jajaran Dinas Lingkungan Hidup (DLH), tetapi juga Damkar, BPBD, Dispora, hingga Puskesmas Teluk Sampit dan Pemerintah Desa Ujung Pandaran. Kehadiran para pelajar SD dalam aksi ini menjadi perhatian khusus karena dianggap sebagai investasi edukasi lingkungan sejak dini.

Edukasi Langsung ke Pelaku UMKM dan Pengelola Wisata

Dalam kesempatan itu, Irawati tak sekadar turun tangan memungut sampah. Ia juga memberikan arahan langsung kepada para pengelola wisata dan pelaku UMKM di sekitar Pantai Ujung Pandaran. Mereka diminta untuk menyediakan tempat sampah yang memadai dan bertanggung jawab penuh atas kebersihan lingkungan usahanya.

“Kebersihan kawasan wisata akan berdampak langsung terhadap kenyamanan pengunjung dan keberlangsungan sektor pariwisata daerah,” ujar Irawati dalam keterangannya di Sampit.

Pantai Ujung Pandaran: Antara Ekonomi dan Ekologi

Pantai Ujung Pandaran bukan sekadar destinasi wisata unggulan Kotim. Wakil Bupati menegaskan kawasan ini memiliki nilai ekologis, sosial, dan ekonomi yang vital bagi masyarakat. Oleh karena itu, keberlanjutannya harus dijaga agar manfaatnya bisa dirasakan generasi mendatang.

“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya membersihkan sampah yang mencemari lingkungan pesisir, tetapi juga mengirimkan pesan kepada masyarakat bahwa menjaga kebersihan lingkungan merupakan bagian dari budaya hidup,” tegasnya.

Langkah Kecil yang Dimulai dari Rumah

Irawati mengajak masyarakat untuk memulai kebiasaan sederhana namun berdampak besar. Mulai dari mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, membiasakan memilah sampah dari sumbernya, hingga tidak membuang sampah sembarangan. Semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam aksi ini, menurutnya, menjadi contoh nyata bahwa persoalan lingkungan adalah tanggung jawab bersama.

“Saya berharap langkah kecil yang kita lakukan hari ini dapat memberikan manfaat besar bagi kelestarian lingkungan di masa mendatang,” ucapnya.

Komitmen Pemkab Kotim Butuh Sinergi Semua Pihak

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Namun, Irawati mengingatkan bahwa keberhasilan program ini tidak bisa berjalan sendiri. Ia membutuhkan sinergi antara pemerintah, dunia usaha, lembaga pendidikan, komunitas, hingga seluruh lapisan masyarakat.

“Mari kita jadikan peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia ini sebagai momentum untuk memperkuat komitmen dan aksi nyata dalam mewujudkan Kotim yang bersih, sehat, nyaman, dan berkelanjutan,” demikian Irawati.

Reporter: Puguh Triyono
Sumber: kalteng.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top