KUALA PEMBUANG — BRIPKA Jefry A.A., BRIPKA Agus Supriadi, dan BRIPDA Hairil Candra P. memulai patroli dialogis di Desa Tumbang Manjul pukul 08.50 WIB. Mereka tidak sekadar berkeliling, melainkan turun langsung menyapa warga dan berkoordinasi dengan petugas Pam Swakarsa yang berjaga di lingkungan desa.
Dalam setiap perjumpaan, personel menyampaikan imbauan kamtibmas dan mengajak warga bersama-sama menjaga keamanan lingkungan. Kehadiran seragam cokelat di tengah permukiman menjadi pengingat bahwa keamanan bukan hanya tugas polisi, tetapi tanggung jawab bersama.
Kapolsek Seruyan Hulu, IPDA Robert Sianturi, menegaskan bahwa patroli dialogis ini rutin digelar untuk mendengar langsung keluhan warga dan memperkuat koordinasi dengan Pam Swakarsa.
“Kami hadir untuk bersilaturahmi dan mendengar langsung keluhan warga serta berkoordinasi dengan pam swakarsa. Sinergi antara Polri, masyarakat, dan petugas keamanan swakarsa adalah kunci terciptanya situasi kamtibmas yang kondusif,” ujar Kapolsek.
Ia mengimbau warga dan petugas Pam Swakarsa untuk segera melapor jika menemukan hal-hal mencurigakan melalui Call Center 110.
Masyarakat Desa Tumbang Manjul menyambut baik langkah personel Polsek Seruyan Hulu yang aktif turun ke lapangan. Dialog langsung seperti ini dinilai lebih efektif ketimbang sekadar sosialisasi melalui pengeras suara atau spanduk.
Petugas Pam Swakarsa setempat pun mengaku terbantu dengan koordinasi rutin bersama polisi. Mereka bisa berkonsultasi langsung soal potensi gangguan keamanan di wilayah masing-masing.
Patroli dialogis di Desa Tumbang Manjul menjadi contoh bagaimana pendekatan humanis kepolisian bisa memperkuat rasa aman di tengah masyarakat pedalaman Seruyan. Kegiatan serupa direncanakan berlanjut ke desa-desa lain di Kecamatan Seruyan Hulu secara bergilir.